We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Anak arrow Transisi dari ASI ke Dot
Transisi dari ASI ke Dot E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 23 Mei 2007
Karena akan meninggalkan si buah hati cukup sering, seorang Mom bingung bagaimana dia harus melatih anaknya untuk beralih ke dot. “Aku minta saran dan sharing-nya. Rencananya, mulai  Februari, aku mesti sering meninggalkan anakku (4 bulan). Dari sekarang aku sudah mulai memerah ASI. Terus mulai melatih anakku minum pakai dot. Tapi dia tidak mau. Gimana ya moms?”

Berikut tanggapan dari para Moms:
- Kamu sudah coba semua dot? Dulu  anakku, dari yang dot-dot branded aku cobain semua, tapi dia tetap tidak mau. Alhasil suatu hari aku ke supermarket melihat dot huki dan aku iseng beli. Ternyata dia mau  walaupun awalnya rada rewel juga. Bisa dimaklumi lah… pindah dari yang asli ke yang buatan akan beda rasanya.

- Gimana kalau transisinya tidak ke dot? Tapi ke sendok atau pipet? Memang yang ngasuh harus telaten. Enaknya, nanti tidak ada acara ngelepas dot yang kadang susah. Nanti pas umur 5 atau 6 bulan, pelan-pelan dikasih minum pakai training cup (yang moncongnya kecil).
Masa transisi biasanya anak menolak. Tapi terus saja dilakukan, entar lama-lama dia terbiasa. Kalau sama mamanya tidak mau, coba minta orang lain yang ngasih. Dulu salahnya, anakku aku kenalin ke dot. Sama, susah sekali sampai hampir dua hari minumnya sedikit. Untungnya pas aku sapih dari dot (9 bulan), tidak sampai sehari dia sudah tidak nyariin dotnya lagi.

- Biasanya kalau langsung ke dot, suka terjadi penolakan besar-besaran. Anakku juga pertama kali nolak dan protes berat. Kalau tidak dalam keadaan ngantuk berat, dia tidak bakalan mau minum dari dot. Segala macam bentuk dot dicoba (dari berbagai merek juga). Ampuhnya ya, pakai sendok, yang juga awalnya susah, karena biasanya langsung disembur-sembur. Sempat juga mogok minum, tapi kalau telaten, nantinya terbiasa. Lalu mulai dicoba-coba pakai dot.

- Coba yang ngasih dot bukan emaknya, karena biasanya anak-anak untuk tahap awal kalau yang ngasih dot emaknya biasanya tidak mau (mungkin dia mikir, lah wong ada yang asli kenapa dikasih yang palsu?). Coba minta tolong bapaknya, mudah-mudahan berhasil. (Retma)
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement