We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Kesehatan Anda arrow Lensa Kontak
Lensa Kontak E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Rabu, 02 April 2008

Seorang Mom bertanya "kenapa aku kalau kelamaan pakai kacamata suka pusing? Padahal ini sudah ganti pakai lensa yang plastik dan pakai framenya juga ang paling enteng. Padahal minus cuman 2,5 lalu kemarin kepikiran gimana kalau pakai softlens saja. Ayo Moms yang punya tips jitu mengenai lens kontak dibagi biar aku bisa cobain habis pegel benar pakai kacamata. Yang terakhir lebih parah dihidung ada bekas bantalan kacamatanya dan belakang teliga kok cantolannya sakit benar"

Tanggapan pertama datang dari Mom yang ternyata lebih betah memakai kaca mata. "Ringkes, terlebih kalau ingin mengusap mata saat kelilipan," itu alasannya.

Pendapat lain datang dari Mom yang merasa tidak nyaman memakai lensa kontak, dikarenakan diameternya kebesaran, sehingga terasa menganjal. Akhirnya beliau memilih memakai kacamata dengan bentuk tangkai yang lurus, tidak bengkok.

Lain halnya dengan anggota yang memakai lensa kontak dikarenakan akan menikah. Teryata beliau merasa nyaman memakaiya, apalagi dapat bebas bermain dengan anak.

Tip yang diberikan adalah:
- Jangan lupa membersihkan tangan memakai atau melepas lensa kontak.
- Rendam tiap malam pakai cairan khusus.
- Jangan dibawa tidur.
- Beli yang tipis dan bisa dipakai berenang.
- Pakai yang sekali pakai jangka waktu maksimal 3 bulan, karena yang tahunan kadar airnya  rendah.
- Perhatikan tanggal kadarluwarsanya, untuk menghindari iritasi.
- Awal pemakaian rajin mengunakan tetes mata.
- Untuk awal beli yang satu set dengan perlengkapannya.
 
Pendapat lain dari Mommies yang sudah lama memakai lensa kontak. Berikut komentarnya.

Lensa kontak ada beberapa tipe berdasarkan durasi pemakaian contohnya tahunan, bulanan, harian. Apapun jenisnya, perawatan idealnya adalah dengan membersihkan (disinfektan) dan menyamankan (mengembalikan kadar air) 24 jam sekali. Saya sering lupa juga dengan sang lensa ini karena setelah punya satu momongan rasanya sulit  untuk tetap melek setelah anak saya tidur (sering ikut jatuh tertidur sementara lensa belum dicopot dari mata).

Walaupun pernah bertahan sehat-sehat dan nyaman selama satu bulan (lupa yang kemudian kebablasan), namun sangat tidak saya sarankan deh. Kecuali memang bener-bener lupa. Namanya juga mata, alias salah satu panca indera yang arus dijaga baik-baik. Dan lensa kontak yang notabene menempel erat dengan bola mata kita, mudah sekali memerangkap debu dan bakteri dari aktifitas sehari-hari. Pemakaian lensa kontak memang beresiko. Jadi, kalau sudah antap mau pakai lensa, tolong jangan lupa rajin membersihkannya (dan juga kotak penyimpannya).

Nah mengenai pilih-memilih lensa, ada ceritanya juga. Idealnya kalau mau menemukan lensa kontak yang cocok dan nyaman digunakan, kita harus tahu dulu mengenai diameter (DIA) bola mata kita dan kelengkungan mata (BC). Setelah tu, menyusul kesensitifan mata terhadap kandungan air lensa.

Umumnya semakin tinggi kadar air, lensa semakin nyaman di mata. Kadar ini dinyatakan dalam persentase. Idealnya klinik mata menyediakan fasilitas pengukur parameter mata tersebut dan juga tester produk (biasanya 2 mingguan, untuk mengetahui apakah nyaman dimata, kering atau tidak dll).

Pengalaman saya setelah menjelajah optik di Jakarta, rangkumannya adalah bahwa tiap optik hanya menjual merk tertentu. Misal merk SoftVue II dijualnya di OptikSeis. Merk tersebut ternyata biasanya hanya memasukkan satu jenis ukuran diameter dan satu jenis kelengkungan mata. Misal merk SoftVue II hanya dijual dalam diameter DIA 14.2 dan kelengkungan BC 8.6. Jadi dengan kata lain, merk yang cocok dengan kita pun biasanya terbatas.

Harga bervariasi, tergantung jenis (harian, tahunan, bulanan) kosmetika (berwarna/clear) dan merk. Untuk satu merk yang sama, jenis lensa harian (per lensa) lebih mahal dari lensa bulanan. Lensa bulanan lebih mahal dari lensa tahunan. Lensa berwarna lebih mahal dari lensa bening (clear). Kecuali lensa tahunan, biasanya lensa dijual dalam pak yang berisi beberapa lensa kontak dalam satu ukuran dioptri mata. Bagi yang mata kiri dan kanannya berbeda ukuran dioptri biasanya harus rela merogoh kocek lebih dalam karena minimal jadinya harus beli dua boks, boks ukuran A dan boks ukuran B. Kalau kiri dan kanan sama, satu boks bisa untuk kedua mata. Per pak bervariasi dari 150.000 sd >500.000.

Lalu berikutnya adalah tahap pembelajaran memakai dan melepas lensa kontak. Namanya mata, alaminya pasti berkedip dan mengeluarkan air mata sebagai pertahanannya terhadap benda asing yang masuk ke mata. Begitu juga yang umumnya terjadi pada saat pertama kali memakai lensa kontak. Insya Allah lama-lama biasa. Yang perlu diterapkan sehari-hari sebelum memakai atau melepas lensa dari bola mata, adalah mencuci kedua belah tangan (dan kuku) bersih-bersih. Lalu saat memasang dan membuka lensa usahakan bola mata rileks, tidak tegang. Tentunya jangan dalam keadaan buru-buru. Bisa-bisa kecolok atau malah sang lensa nyelip dibawah kelopak mata.

Terus, cairan pembersihnya. Pilih yang TIDAK mengandung boric acid. Boric acid masih bisa ditemukan di obat tetes mata maupun pembersih lensa kontak, namun perlu diketahui bahwa boric acid tidak lagi direkomendasikan akibat kontribusinya sebagai toksin bagi syaraf (MD)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement