We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Kumpulan Artikel arrow Yang Lain arrow Tip Keamanan Untuk Perempuan
Tip Keamanan Untuk Perempuan E-mail
Pengirim: Meidya Derni   
Senin, 21 April 2008

 Setiap hari perempuan sering menjadi sasaran kejahatan. Kesalahan utama yang sering terjadi karena sering kali perempuan  berpikiran ”tidak akan terjadi sesuatu yang buruk pada diri saya.” Akibatnya kewaspadaaan pun hilang.

Saat menjadi target sasaran pun kecenderungan perempuan menjadi panik dan tidak melakukan perlawanan. Padahal tubuh kita pun bisa dijadikan senjata. Misalnya siku. Dalam jarak dekat siku dapat digunakan untuk melawan. Sepatu dengan hak tinggi dapat digunakan untuk menginjak kaki penyerang. Lutut bisa digunakan untuk menyerang tubuh lawan pada bagian-bagian paha dalam dan kamaluan. Bahkan jari tangan pun dapat digunakan untuk menusuk tubuh lawan dibagian lengkungan antara leher dan dada.

Marahlah! Berteriak! Daripada Anda takut kepada penyerang, gantilah rasa takut  menjadi marah. Gunakan energi marah tersebut untuk melawan penyerang. Teriakan dapat membangkitkan semangat Anda dalam melakukan perlawanan.

Tiga alasan mengapa perempuan mudah menjadi target sasaran kriminal.
- Kurang waspada, untuk itu Anda harus mengetahui dimana dan apa yang terjadi di sekitar Anda.
- Bahasa tubuh, berjalan menunduk, terlihat letih, lemah.  Untuk itu berjalanlah dengan lurus, kepala tegak, dan ayunkan tangan.  Tunjukkan bahwa Anda tidak lemah. Jagalah jarak dengan pejalan kaki lainnya.
- Salah tempat dan salah waktu.  Sendirian di malam hari, di tempat sepi.   Untuk itu berjalan dengan teman saat  di lorong atau di lingkungan yang tidak aman.

Kebanyakan orang berpikir jika sudah sampai di mobil, maka Anda sudah aman.  Padahal itu tidak benar! Anda dapat menjadi korban kejahatan selanjutnya.

Untuk itu perhatikan hal berikut:
- Saat Anda sampai di dekat mobil, perhatikan  dibelakang dan sekeliling Anda. Lihat  bawah tempat duduk, bagian belakang kursi mobil Anda.
- Saat keluar dari mobil ataupun menuju mobil, siapkan senjata Anda. Baik itu berupa kunci mobil, pena, buku, gulungan kertas ataupun benda lainnya.
- Parkir mobil sedekat mungkin dengan tujuan Anda atau dekat dengan pos kemanan, terang, wilayah yang Anda rasa aman.
- Jangan parkir dekat mobil  van atau yang berukuran besar. Jika ada mobil besar di samping Anda, waspadalah. Gunakan pintu penumpang atau pintu yang berlawanan dengan pintu mobil van tersebut.  Sehingga Anda tidak mudah ditarik paksa masuk mobil van tersebut.
- Jika sampai di dalam mobil (Anda sudah yakin di dalam aman), segeralah kunci pintu mobil dan segeralah pergi.
- Jika Anda harus berpergian malam hari, jangan malu meminta pertolongan pada orang lain. Misalnya saat dari swalayan menuju parkir mobil. Mintalah bantuan kemanan ataupun orangtua yang berjalan bersama anaknya. Biasanya orangtua yang berjalan bersama anaknya dapat dipercaya. Tetapi ingat perhatikan pula bahasa tubuh anak yang berjalan bersamanya.
- Jika Anda merasa ada yang mencurigakan dekat mobil Anda segeralah masuk kembali, bicaralah pada bagian keamanan.
- Jangan masuk mobil, jika Anda menjadi sasaran kejahatan di dekat mobil Anda. Karena memang itulah keinginan penyerang agar Anda mematuhinya dan dia dapat melakukan apa saja sesukanya.  Untuk itu melawanlah, menjerit sekuatnya, kalau bisa lari. Penyerang akan panik melihat perlawanan yang Anda lakukan, tetapi itu lebih baik daripada Anda pasrah mengikuti kemauannya.
- Perhatikan kondisi mobil Anda,  usahakan selalu dalam keadaan baik.
- Jika mobil Anda tidak dapat berfungsi, segeralah masuk ke dalam gedung kembali. Jika tidak memungkinkan tetaplah di dalam mobil, kunci pintu gunakan telepon gengam  untuk meminta pertolongan.

Mengunakan tangga di dalam gedung memang baik sebagai sarana olahraga, tetapi Anda perlu ingat bahwa berjalan di tangga apalagi yang berada di lorong sendirian itu berbahaya, Anda bisa menjadi sasaran kejahatan.

Jika Anda mengunakan elevator perhatikan hal berikut:
- Jangan masuk ke dalam elevator jika Anda merasa ada yang aneh di dalamnya.
- Jangan berdiri di pojok elevator, lebih baik di dekat pintu dan selalu dalam keadaaan siap untuk keluar.
- Jika Anda berada sendirian di dalam elevator, lalu ada pria yang mencurigakan masuk, segeralah keluar, tidak perlu menunggu sampai lantai tujuan Anda.
- Jangan menarik perhatian, ingatlah orang jahat tidak selamanya berwajah buruk.

Jika Anda ditahan di dalam bagasi mobil,  copot (tendang, tonjok, pukul, pecahkan) lampu belakang mobil hingga Anda dapat mengeluarkan tangan atau  memberikan isarat bagi orang lain yang melihat mobil tersebut.

Ingatlah sebelum Anda keluar dari rumah/gedung berdoalah terlebih dahulu, waspada dan gunakanlah perasaan Anda. Jika Anda merasa tidak aman, segeralah menghindar atau batalkanlah rencana Anda. (MD)

*Dirangkum dari berbagai sumber

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement