We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Ekonomi Keluarga arrow Gara-Gara Tertarik Dengan Diskon 50 % Kartu Kredit Bank - Hipermarket.
Gara-Gara Tertarik Dengan Diskon 50 % Kartu Kredit Bank - Hipermarket. E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Senin, 01 September 2008

Berawal dari topik dengan subjek di atas, seorang mommy biasanya tidak memperdulikan tawaran kartu kredit namun rasa tega datang saat petugas kartu kredit mengatakan,"Satu saja Bu, saya belum dapat siapa-siapa", meskipun mommy tersebut termasuk disiplin untuk urusan kartu kredit.

Namun karena tertarik dengan tawaran diskon belanja sampai 50 % yang akan diadakan menjelang Lebaran, maka tergiurlah mendaftarkan diri pada kartu kredit produk Bank pemerintah dengan Hipermarket. Latar belakang tambahan adalah perlu biaya yang cukup lumayan untuk susu anak, keperluan puasa, acara-acara menjelang dan selama ibadah puasa. Pendaftaran tersebut dilakukan kurang lebih sekitar 12 hari yang lalu.

Namun, terhitung 6 Agustus 2008, Bank tersebut menghubungi sang mommy karena masih tersisa 10 hari lagi namun ternyata data mommy belum diserahkan oleh Hipermart kepada Bank tersebut. Ketika mommy konfirmasi, berapa lama waktu yang diperlukan hingga data diterima oleh Bank, jawabannya adalah  untuk proses persetujuan diperlukan waktu 4 hari sedangkan untuk pengiriman data area Jakarta perlu waktu 7 hari.

Sang mommy merasa sungguh heran dan akhinya menyarankan mommies agar tidak perlu ikut mendaftar dengan istilah,"Jadi seperti Kabayan yang belum menerima uang warisan namun sudah berantam menawar untuk membeli Sapi".

Ada tanggapan dari seorang mommy, bahwa ybs sempat tergiur namun tidak jadi. Topik pun mulai merambat soal harga yang ditetapkan oleh suatu "Bigstore" dimana terjadi perbedaan antara akhir minggu dan hari diskon. Ybs akhirnya perlu pertimbangan apabila belanja di sana karena perlu ekstra hati-hati, yaitu pada harga yang tertera di struk dengan yang di rak barang. Hanya saja untuk belanja bulanan mungkin menjadi lebih merepotkan karena begitu banyaknya barang yang dibeli. Berdasarkan pengalaman teman ybs, perbedaan harga susu cukup mencengangkan, di mana saat hari biasa harga 71 Ribu, misalnya Senin - Kamis harga satu kalengnya mencapai 45 Ribu, sedangkan saat akhir pekan harga susu menjadi 47 Ribu, namun saat hari diskon harga susu menjadi naik mencapai harga 50 Ribu. Apakah itu juga sama juga bohong harga diskonnya ?
Ada lagi pengalaman seorang teman ybs yaitu membeli produk diapers, dengann harga normal di saat hari biasa adalah 71 Ribu, saat diskon 20 %, harga normalnya adalah 89 Ribu, berarti sama saja harganya ? Sang mommy menjadi kurang suka dengan adanya permainan harga tersebut.

Tanggapan mommy lainnya mulai merambat menjadi kurang suka berbelanja pada "Bigstore" tersebut. Menurut beliau, lebih murah belanja di warung kelontong dekat pasar dibanding di "Bigstore" tersebut. Karena biasanya di "Bigstore" ada saja barang lainnya diambil padahal kurang diperlukan. Ybs juga menginformasikan bahwa benar ada harga diskon yang menjebak yaitu beli Bakpia pada display harga semula 15 Ribu dicoret menjadi 10 Ribu, namun ternyata sampai di kasir pada struk tetap tertera 15 Ribu. Sang mommy mau komplain namun malas karena baru diketahui ketika sudah di area parkir. Akhirnya ybs memutuskan untuk tidak lagi belanja pada "Bigstore" tersebut dan belanja cukup di warung saja sekalian usaha kecil mereka karena "Bigstore" usaha pengusaha yang sudah kaya.

Mommy lainnya menambahkan informasi berdasarkan pengalaman pribadi, yaitu mommy berniat membeli produk tempat bekal makanan untuk sang anak, hari Jum'at sore sang mommy menghapal harga barang di "Bigstore" tersebut, mau dibandingkan dengan "Bigstore" lainnya. Namun, pada hari Senin, ada iklan bahwa di "Bigstore" pertama ada diskon 40 % untuk semua tempat botol minuman dan makanan, langsung saja saat jam istirahat makan siang sang mommy melesat ke "Bigstore" namun kecewalah sang mommy karena ternyata harga yang tertera masih sama dengan harga Jum'at sore. Namun, di sisi kiri dan kanan rak terdapat puluhan informasi "Harga terhemat sepanjang tahun" atau "Diskon 40 %". Mommy bertanya-tanya di mana harga diskonnya ? Karena masih sama saja dengan harga biasa. Mommy akhirnya menganggap "Bigstore" tersebut adalah tukang tipu dan memberikan saran kepada "Bigstore" agar untuk mengundang pembeli pakailah cara yang lebih bagus sedikit.

Seorang mommy lainnya ada yang mempertanyakan,"Ada yg sempet bikin daftar mana-mana aja Bigstore yg tukang bohong berdasarkan pengalaman pribadi/teman? Namun mengapa YLKI tidak bikin survei ya?". Akhirnya sang mommy berpikiran yaitu kalau pensiun nanti beliau akan buka toko sembako saja (termasuk susu). (WRM/Dinar)

 
Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement