We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Rangkuman Diskusi arrow Anak arrow Menerangkan Mandi Basah dan Haidh Pada Anak
Menerangkan Mandi Basah dan Haidh Pada Anak E-mail
Pengirim: We R Mommies   
Jumat, 15 Mei 2009
Salah seorang mom di milis wrm-indonesia menanyakan mengenai tips dan metode yang tepat untuk menerangkan proses "mimpi basah" pada anak lelakinya. "Seiring dengan makin besarnya putra kami, saya kok jadi kepikir bagaimana menerangkan dirinya tentang kejadian mimpi basah yang mungkin satu saat ia alami ya?" tanyanya.

Berikut beberapa sharing dari moms di milis wrm atas tema tersebut.

"Boleh sekalian tanya ndak?? Anak pertama saya 9 tahun mulai tanya (karena melihat iklan di tivi) "Mah, lagi dapat itu apa sih???" .Karena selama 9 bulan ini kan saya sedang hamil, jadi anak saya tidak pernah tahu kalau saya tidak harus absen sholat. Ditunggu sharing nya juga ya moms."

" Saya ganti subjectnya tentang topik ini ya. Kebetulan saya memiliki putra 10 th dan 7 th. Sejak kecil (balita) saya sesekali mengajak mereka ke kamar mandi, baik saat saya akan pipis atau saat kami mandi. Tak lain untuk mengenalkan pendidikan seksual sederhana sejak dini tentang perbedaan wanita dan pria. Karenanya perihal saya haid, mereka sudah saya informasikan sejak kecil dan mereka pun faham bahwa saat saya haid, maka dari vagina saya akan keluar  darah (karenanya saya menggunakan pembalut), saya tidak bisa sholat dan tidak shoum. Sehingga saat mereka sudah cukup besar, mereka sudah tahu mengapa saya tidak sholat ataupun shoum saat haidh. Putri saya pun (5th) sedikit banyak sudah saya informasikan tentang haidh dan apa yang islam aturkan saat tanda baligh itu sudah mampir padanya. Masih menyicil sih moms, tapi lebih baik dari dini daripada nanti kaget :)".

"Kebetulan waktu Desember kemarin dapet ceramah dari Bu Elly Risman, bahwa kita sebagai orang tua memang harus menjelaskan hal ini kepada anak. Tidak harus ayah (tahu sendiri, nggak semua ayah pandai bercerita apalagi topik yang sensitif, nanti malah salah lagi:)). Bu Elly bahkan menyarankan agar kita membuat dua macam "cairan" yang terbuat dari kanji (yang dibuat mirip sperma) dan yang lain kuning bening (diberi sedikit bahan pewarna, kunyit misalnya). Terus ditunjukkan ke anak ,"Kalau kamu dapat yang warna dan bentuknya seperti ini, maka kami harus mandi besar sebelum sholat..." dst. Kapan itu kami beli buku "Your Amazing Body" karya Richard Walker (di Sam's Club yang terbitan terbaru hanya $9.82 + tax). Buku ini bagus banget. Ada bagian yang bisa digunakan untuk menjelaskan terjadinya pubertas. Gambarnya bagus pula, seperti pelajaran biologi. Dari buku ini saya dengan mudah menjelaskan kepada putri saya apa sebenarnya yang terjadi kalau wanita haid. Soalnya dia bertanya ,kenapa terjadinya sebulan sekali? Kenapa yang keluar darah? Mengapa anak-anak tidak keluar darah? Kapan saya akan mulai keluar darah? dsb. Tapi ya gitu deh...senjata makan tuan:(. Sekarang kalau dia uring-uringan dan nyebelin, terus saya tanya ,"Kamu nyebelin banget! Ada apa sih?! What's wrong with you??" Jawabnya enteng ,"Mood swing, Mom. I think the hormones thingy.." Dooooh.....! Nyalahin hormon lagi:). Tapiii...kita harus siap dengan pertanyaan selanjutnya! Yang begini nih (ngutip Jasmine lagi),"Mom, I wonder. Penis is on male body. And vagina is on female body. How do they come together? How?" Dan saya baru tahu (dari Jasmine juga) bahwa kalau anak-anak di kelas 4 tidak tahu soal puberty, dia akan ditertawakan oleh teman-temannya. Oh, girls' world is tough (and mean).

Satu lagi, Moms. Satu lagi yang kita harus aware sebagai ortu (nggak terasa anak-anak makin gede yah). Kita harus aware saat anak kita jatuh cinta. Yah, setiap kita menerapkan rules yang lain-lain yah. Tapi kalau Moms nggak jauh-jauh dari tipe ortu kayak saya, better safe than sorry deh:). Saat ini saya lagi "menggembala" seorang gadis remaja yang masih belia yang sedang kasmaran luar biasa, tapi tidak berani bilang sama ortunya (karena ortunya pasti mencak-mencak). Dan kayaknya banyak kasus seperti ini (dari ngobrol-ngobrol dengan para ortu). Orang tua selalu berpikiran ,"Anak saya pasti bilang apa aja ke saya." Belum tentu loh, Moms. Dan mereka tidak bisa cuman dibilangi "Nggak boleh". Lebih repot lagi kalau anak kita memilih orang yang jelas-jelas is a BIG NO-NO"

"Anak aku laki-laki 2, usia 7 thn dan 5,5 thn. Kemarin sempat aku belikan vcd reproduksi yang memang khusus anak-anak. Tapi bukan kartun (di gramedia) kemudian ditambah dengan beberpa buku ensiklopedia itu cukup membantu. Jadi kalau aku lagitidak sholat, mereka tahu bahwa 'calon dedek bayinya' tidak jadi. Mereka sudah mengerti sebatas usia mereka tentang sperma ataupun sel telu. Dan yang perlu digaris bawahi adalah itu bentuk kasih sayang, dan dilakukan setelah mereka dewasa dan menikah".

"Saya pernah ikut perenting program yang juga membahas mengenai ini biasanya anak perempuan lebih terbuka dengan bundanya apalagi kalau dia sudah mulai haid. Untuk anak laki-laki, mungkin sebaiknya pendekatan bisa oleh ayahnya".

" Kalau masalah mimpi basah saya juga belum ada pengalaman mengingat anak lelaki saya juga masih mau 4 thn. Tapi nanti kalau mommies sedang membahas ini, pasti deh akan ikut mencatat. Namun kalau masalah haid, saya sudah menjelaskan kepada anak perempuan saya saat ia masih berusia 5 tahun. Saat itu saya sedang sakit perut karena mau haid, kemudian dia bertanya " Kenapa mama, tadi makan apa?".  Mungkin dia berpikir salah makan atau apa, terus saya jawab saja apa adanya. Saya hubungkan juga dengan sholat biar dia jadi makin rajin.Sekali merengkuh dayung deh jadinya. Karena dari kecil dia sudah tahu nama asli kelamin wanita dan pria ya saya katakan saja demikian " Mama sakit perut karena mau haid, nak".  Lalu pertanyaan dia lagi ya tertebak, haid itu apa ma? Haid itu ya ada darah yang keluar dari vagina, dan pertanda sudah besar dan dewasa, jadi sholatnya sudah harus benar-benar, tidak boleh bolong sama sekali. Hampir semua wanita mengalami kayak mama, suatu saat nanti kamu juga begini. Saat itu dia khawatir sih, tapi ya saya jelaskan juga kalau itu tidak mengapa, paling cuman sakit perut saja, seringnya malah tidak sakit sama sekali. Terus ya dia faham. Kapan lagi dia bertanya juga tentang pembalut buat apa dst, ya sudah saya jelaskan saja karena ada darah dari vagina, ya kita pakai pembalut agar celananya tidak basah". (WRM/Inayati).
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement