|
Seorang anggota bertanya tentang tabungan mata uang asing.
"Teman saya yang bersuamikan WNA berencana tinggal di Indonesia sementara. Nah suaminya nantinya akan mengirimkan transfer uang buat biaya hidup keluarganya di Indonesiasaat mereka berpisah. Beliau menanyakan ke saya, adakah bank di Indonesia yang membuka tabungan/rekening dalam mata uang asing dimana memungkinkan ia transfer dalam bentuk mata uang asing dan diterima di bank di Indonesia juga dalam jumlah dan mata uang yang sama? Bila ada, apa syarat syarat formalnya?"
Berikut jawaban para Mommies:
"Kalau setahu-ku hampir semua bank punya tabungan dengan mata uang asing (dollar, euro, yen, dll). yang aku pernah tahu ada di Mandiri, BNI, Panin, & CIMB Niaga. Syarat pembukaan kartu identitas dan minimun setoran (kira-kira 100 USD kalau untuk tabungan USD)."
"Kalau BII punya atm dollar juga."
"BCA, Mandiri, BNI punya tabungan dalam dollar USD. Tapi kalau cuma buat nerima transferan, tabungan biasa juga bisa koq. Ongkos kirimnya sekitar 20 USD. Maksudnya, bisa koq pakai tabungan BNI plus yang biasa, terus terima mata uang asing, nanti diconvert ke dalam rupiah. Biaya per transfer 20 USD, jadi lebih baik ditransfer dalam jumlah banyak, biar tidak sayang ongkosnya."
"Mbak,temannya bisa buka di HSBC ,bisa buka IDR atau USD. Saldo pertama 10 jt bisa kok atau equivalent untuk fcy. Ada 10 mata uang dan bisa pilih yang mana. Untuk usd bisa tarik tunai diatm max usd 800 tanpa biaya, untuk yang lain bisa di counter tapi telp dulu stocknya ada atau nggak. Komisinya 0,5%. Untuk jelasnya bisa hubungi HSBC."
"Kalau cuma mau transfer, mending lewat western union. Kita bisa pilih mau terima dalam dollar atau rupiah. Western union bisa diambil di mana aja yang bertuliskan western union."
|