|
Ereksi bisa terjadi pada balita, dan kadang membuat orang tua panik. Seperti halnya Morning erection (ereksi pagi) terjadi sejak mulai bayi. Menurut beberapa peneliti, waktu bayi dikandung pun penis mengalami ereksi di pagi hari.
Pada umumnya ereksi pagi dialami pada saat mau bangun pagi dan akan buang air kecil. Sampai sekarang mekanisme ereksi pagi ini masih belum diteliti secara benar. Sebagian peneliti mengatakan ereksi timbul karena adanya tekanan air seni ke pembuluh darah balik (vena) sehingga darah sulit kembali ke badan. Sebagian lagi mengatakan pada waktu pagi, hormon testosteron akan meningkat. Peningkatan hormon inilah yang menyebabkan ereksi.
Ereksi pada balita kadang membuat orangtua panik, seperti kisah seorang Mom:
"Di suatu hari tiba-tiba anakku (3 tahun 2 bulan) mengeluh kalau 'burung'nya keras dan gatal. Waktu saya tanya tadi kenapa sampai keras dan gatal, ia jawab "gak tau, tadi aku pipis twus kewas". Lalu saya coba mengalihkan perhatiannya ke channel anak yang sedang kami lihat dan bercerita hal-hal lucu. Tapi anakku tetap mengeluh dan merasa tidak nyaman dan minta diantar ke dokter.
Mom terus terang saya bingung juga panik, bagaimana menghadapi dan mengatasi --maaf-- penis balita yg sedang ereksi. Mohon sharingnya ya Moms. Saya jadi bertanya-tanya pada diri saya, apa ada hal yang saya lakukan yang dapat memicu 'burung' si kecil keras. Karena dia suka memegang dada."
Pengalaman tersebut juga terjadi pada anggota yang lain.
Anakku yang kecil kecil (2,5 tahun) pipis abis bangun tidur posisi dia masih di kasur. Nah, aku gantiin tuh celananya, pas digantiin loh kok Si burung tetep berdiri nah saking paniknya aku panggil ayahnya..
Si ayah malah bilang, gpp bun itu normal anak laki-laki kalo bangun tidur burungnya emang berdiri kok. Astaghfirullah baru dong deh aku...(padahal udah anak ke 2)
Anakku sama juga kaya anak Mom. Hobinya pegang-pegang bra kalo dikelonin mau aku atau eyangnya sami mawon..dan aku perhatikan dia emang ereksi juga. Kebiasaan ini nurun persis kaya kakaknya.. dulu si sulung ilang kebiasaan ini pas dia umur 2 tahun, nah adiknya nih telat.
Kalau aku sih gak khawtir mom, karena hal itu masih dalam kategori normal.. cuman untuk urusan elus-elus bra and nipple memang harus segera distop sih. Jangan sampai keterusan, kan bahaya juga.
Lalu bagaimana jika balita ereksi pada saat-saat tertentu? Yang pasti tidak perlu panik, karena orientasi anak bukan seperti pada perilaku seksual orang dewasa. Keterangsanganya juga berbeda, walau anak bisa menikmati. Jika pada orang dewasa, untuk mencapai kepuasan seksual menggunakan organ seksualnya dengan perilaku seksual. Maka pada anak, 'seksual'nya lebih pada kalau penisnya dipegang, disentuh, dan dielus. Itu menimbulkan rasa nikmat. Cobalah alihkan perhatian anak pada kegiatan lain tanpa memarahi atau menunjukkan keterkejutan Anda.
|