We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda
Penawaran Dari Tuhan dan kebebasan Beragama di Amerika E-mail
Pengirim: Dian Yustisiana   
Kamis, 28 April 2011

 Selagi menunggu bis dengan anak-anak, tiga pemuda bersetelan rapi dan ganteng mendekat. Tahu-tahu seorang pemuda menawarkan kartu nama. Saya lihat name tag-nya bertuliskan sebuah aliran Kristen di US. Jadi saya tolak kartu namanya.

 

Saya bilang,"I'm not Christian". Lalu pemuda satunya menyahut,"Well, you do know about Jesus Christ, don't you?" Saya tanggapi, Sorry, I'm a Muslim." Pikir saya mereka bakal pergi, tetapi mereka masih ngotot seperti salesman menawarkan dagangannya. Pemuda yang tadi bertanya soal Jesus bertanya pada saya,"So, you don't need to know?" Inilah salah satu contoh kebebasan beragama di Amerika.

Ini bukan kejadian sekali saja pemuda berpakaian rapi tiba-tiba mendekati dan mengajak ngobrol. Mereka ini sepertinya dari sebuah aliran Kristen di Amerika yang memang suka menyebarkan inti agama mereka di mana-mana. Saya bukan orang yang bakal tersinggung kalau ada orang lain tiba-tiba menyodorkan buku doa atau bacaan agama lain selain Islam pada saya. Inilah salah satu contoh kebebasan agama di Amerika Serikat itu. Masing-masing agama, aliran dan kepercayaan diperbolehkan mengeluarkan pendapatnya. Meski pendapat atau tindakannya itu bisa jadi merugikan umat agama lain, seperti seorang pastor di Florida yang mengancam membakar Quran. Baru-baru ini saya membaca ulasan mengenai umat Hindu yang banyak tinggal di daerah Queens, New York, yang menjalankan ibadah mereka dengan melarung persembahan ke sungai dekat tempat mereka tinggal. Sayangnya, sungat tersebut terletak di sebuah taman yang dipakai oleh khalayak umum. Pihak hukum yang menangani taman tidak melarang mereka menjalankan ibadahnya, tapi menginginkan mereka untuk bisa membersihkan persembahan mereka yang untuk orang-orang non Hindu berupa sampah. Pemuka agama Hindu setempat kemudian berusaha mengajak umatnya untuk turut membersihkan sungai tersebut dan bahkan membuat aturan baru supaya mereka tetap bisa beribadah tanpa merugikan orang lain dan melanggar hukum setempat.

Baru-baru ini seorang pegawai transportasi dari New Jersey dibebaskan dari tuduhan perusakan, padahal dia sudah membakar beberapa halaman Quran memprotes pembangunan Islamic center di New York. Pegawai ini bahkan dipecat. Tapi menurut hakim pengadilan tinggi setempat, apa yang dilakukan pegawai tersebut merupakan haknya menjalankan "First Amendement", yaitu FREEDOM OF SPEECH. Meski tindakan si pegawai tersebut berupa perusakan, dia dinilai tidak memiliki niat untuk menjelek-jelekkan agama tertentu, sehingga alasannya dipecat karena anggapan merusak citra perusahaan ditolak pengadilan. Dia bahkan diberikan ganti rugi keuangan karena kehilangan mata pencahariannya. Kebebasan mengeluarkan pendapat inilh yang suka dijadikan alasan beberapa orang yang kemudian mengatasnamakan agama atau aliran tertentu, meski inti dari pendapat mereka belum tentu berdasarkan pada ajaran-ajaran agama atau kepercayaan yang sesungguhnya.

Kebebasan beragama di Amerika sebetulnya kurang jelas bagaimana pengaturannya, terutama karena Amerika menganut azaz sekuler. Meski demikian motto "One nation under God" merupakan pokok berdirinya Amerika.  Jadi bisa dibilang, kepercayaan apapun di Amerika itu dihormati dan diberikan kesempatan untuk berkembang. Meski pada dasarnya misalnya intinya kurang baik atau cenderung sesat, kebebasan itu benar-benar dipatuhi. Sebagai contoh mengenai kebebasan menjalankan ibadah tapi  ternyata kegiatan keagamaan tertentu belum tentu bisa diiyakan oleh masyarakat setempat. Seperti misalnya rencana untuk membangun sebuah mesjid di kota Norwalk di state kami. Masyarakat yang tinggal di sekitar rumah yang akan dijadikan mesjid memprotes keras. Alasan mereka bukan karena mereka melarang adanya kegiatan beribadah, tapi mereka memikirkan soal lalu-lintas dan keamanan tempat tinggal mereka. Dalam hal melakukan kegiatan beragama, sulit untuk tidak mencurigai agama lain di sini. Jadi jangan heran kalau ada mesjid yang justru dibangun dekat dengan tempat-tempat yang tinggi tingkat kejahatannya atau maksiatnya. Mesjid tempat kami beribadah, misalnya, dibangun hanya 1/4 mile dari tempat penari eksotis atau mesjid lain yang letaknya di daerah tempat para penyebar narkoba merajalela. Alasannya, kebaikkan itu harus datang ke tempat-tempat yang buruk dan bukan sebaliknya orang-orang yang sesat yang mendekati kebaikkan.

Membahas soal ketuhanan di Amerika itu pelik. Karena meski asal-muasalnya bisa jadi dari agama yang sama: Islam, Kristen, Yahudi, misalnya, karena ada banyaknya berbagai aliran dan kepercayaan menyebabkan beragamnya cara mendekatkan diri pada Tuhan. Bahkan kaum atheis yang tidak percaya pada konsep ketuhanan pun dilindungi haknya di Amerika. Ini pula yang saya obrolkan dengan kawan dekat saya yang seorang kulit putih dan Katholik. Dia merasa prihatin dan sedih karena saat perayaan Paskah kemarin, sedikit sekali keluarga yang datang apalagi yang membawa anak-anaknya. Dia merasa makin hari perayaan agama (Natal, Paskah dll) lebih condong pada materialistis dan gembar-gembor sale di pertokoan. Saya lalu jadi ingat istilah "Islam KTP". Saya uraikan pada kawan saya ini mengenainya dan dia mengangguk setuju. Dia bilang, dia lebih suka anak-anaknya berteman dengan anak-anak saya meski berbeda agama, tapi tetap menjalankan ibadah dan kepercayaan dengan tekun, daripada berteman dengan penganut agama yang sama tapi tidak lagi menjalan ajaran-ajarannya dengan baik.

D. Yustisi

 
Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Sindikasi
Sedang Online
Ada 9 tamu online




Advertisement