We R Mommies

Google
Web Web WRM
border border border border
border border
Info Penting
Dompet Asuh WRM
BCA Cabang Wisma Asia
Acc # 084-044-0176
A/n Renta Simanjuntak

 
Khusus Anggota





Lupa kata sandi?
border
border border border border
Pembaca diperkenankan mengutip artikel dari halaman ini dengan syarat mencantumkan sumbernya: wrm-indonesia.org.
© 2012 We R Mommies | WRM Indonesia. All rights reserved.
border
HomeborderArtikelborderForumborderWebborderKontak
  arrow pointing to the right   Beranda arrow Goresan Pena arrow Resensi Buku arrow Jurnal Seorang Nadiye
Jurnal Seorang Nadiye E-mail
Pengirim: DA Inayati   
Selasa, 29 Maret 2005

High Tide Low Tide: A Journal of Manic Depression" adalah novel pertama yang ditulis oleh Nadiye, seorang wanita 25 th yang memiliki darah Turki plus Bali. Dengan menelusuri rangkaian kalimat di jurnal nadiye ini makin membuat saya makin mengerti dan berempati pada penderita depresi.

Di usianya yang belia, Nadiye akhirnya dapat menemukan kembali harapan dan tujuan hidupnya setelah menjalani bertahun tahun hidup berdampingan dengan manic depression yang ia derita. Ia mengungkapkan catatan pribadi dirinya secara detail di tapak perjalanan hidupnya dalam usaha mencari jawaban atas perilaku manic depression yang ia derita dalam buku ini. Seorang Nadiye yang menderita penyakit mood disorder --di mana 1 dari 100 orang yang berusia di atas 18 th kemungkinan mengidap penyakit tersebut-- menggambarkan dengan gamblang di lembar lembar jurnalnya tentang perilakunya dapat berubah setiap saat dan sulit diperkirakan.

Dalam novel ini, saya juga turut hanyut bersama Nadiye,  tatkala ia terombang ambing di dengan lautan kebingungan yang ia miliki kala mencari jawaban atas ribuan pertanyaan perilaku yang muncul di dirinya; ketika muncul pertentangan persepsi dirinya terhadap realita yang ada; saat muncul pasang surut emosinya dalam mencari jawaban kunci perbaikan perilaku manic depression yang ia derita. Melalui Jurnal ini pula, saya dapat berempati merasakan penderitaan yang Nadiye derita akibat trial-error obat obat kimia dari kalangan professional yang harus masuk dalam tubuhnya serta perjuangannya mencari pertolongan ke tempat lain karena ketidakmampuan "sistem" yang ada memainkan peran optimal dalam upaya kesembuhan dirinya.

Perjalanan panjang menuju "stabilitas diri" yang akhirnya ia temukan dan keinginan dirinya membagi pengalaman agar dapat memberikan secercah harapan pada sesama penderita, cukup menggetarkan hati saya. Dengan kekuatan cinta dan komitmen keluarga, Nadiye akhirnya mampu menemukan solusi sederhana atas perilaku manic depression-nya melalui kombinasi pengobatan dengan menggunakan asam amino dan vitamin-mineral, menggantikan obat obatan keras yang malah memperparah kondisi fisik dan batin Nadiye. Betapa beruntungnya Nadiye memiliki dukungan moril dan materil yang tak terbatas...

Dari membaca buku ini, diri saya seakan makin diingatkan, bahwa menjaga kesehatan diri (baca: jasmani dan ruhani) dengan berperilaku sehat adalah hal yang teramat penting dan merupakan modal utama dalam menjalani kehidupan. Segala intake yang masuk ke tubuh kita apapun bentuk dan jenisnya, pasti akan mempengaruhi tubuh kita: ini adalah pesan lain yang terekam oleh saya. Pentingnya exercise, stretch dan relax yang kadang saya abaikan keberadaannya sepertinya harus saya koreksi, karena kedudukannya teramat penting untuk mendapatkan kondisi tubuh yang optimal. Up to date terhadap segala macam informasi adalah mutlak dilakukan, demikian yang Nadiye yakini. Kesadaran untuk mencari informasi terhadap apapun serta melakukan perbandingan darinya akan selalu menguntungkan diri.

Saya juga disadarkan dari membaca jurnalnya bahwa menerima keadaan apapun, termasuk kekurangan (baca: dalam bentuk penyakit dalam hal ini) yang kita miliki adalah bijaksana. Namun hal itu tak harus menutup keoptimisan diri untuk mencari upaya penyembuhan dan perbaikan.

Terakhir dan mungkin pesan yang paling berkesan dari membaca buku Nadiye ini adalah pentingnya berserah diri total pada Dia, pun setelah kita berusaha; selalu berprasangka baik padaNya, pun di tiap kondisi diri kita... " ...I believe that because I maintained my awareness of my Creator, I was actually sustained and cared for by God. The most important thing for me is to have faith and trust God. I also believe that every single thing in my life happens for good reasons. Putting all my trust in God, I came to understand that what I experienced was actually used by God, for a good purpose in my life. Because God loves me, He allowed me to experience weakness and limitations so that in the end, I came to know that it was He indeed, who sustained me all the way" (Coskuner: p. 210-213) Ah Betapa indahnya...(dai)

*Sejak buku ini dicetak, Nadiye banyak menerima dukungan moril dari sesama penderita, keluarga maupun teman temannya baik di Indonesia dan mancanegara. Ia banyak bertemu langsung dengan orang-orang yang mengalami hal serupa dengannya. Banyak dari orang tersebut yang telah terdorong secara positif oleh cerita Nadiye serta mendapatkan kesembuhan setelah menjalani terapi nutrisi yang Nadiye terima dari seorang dokter di US.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

ke atas Ke Atas go to top
border
Menu Utama
Beranda
Kumpulan Artikel
Rangkuman Diskusi
Alamat Web
Tentang WRM
Kegiatan WRM
Forum
Buku Tamu
Bunga Rampai
Baik dan Bijak
Goresan Pena
Profil Anggota
WRM Kidz




Advertisement